Skip to main content

Posts

Featured

Sepotong Roti dan Segelas Anggur

Dalam sekotak roti, sepotong saja mampu melepaskan lapar, tapi tidak keserakahan Entah di mana kau letakkan perutmu Di brankas Di jarum jam tanganmu Di kulit tas istrimu Di tiket pesawat kelas satu anakmu Betapa pun bertambah jumlahnya Perut itu tak pernah kenyang Dalam sebotol anggur, segelas saja mampu memabukkan, tapi tidak kepuasan Di mana kau letakkan kerongkonganmu Di lembah dan laut yang menghitam Di leher petani dan nelayan Di kursi besar berisi tahta Betapa pun engkau meneguk manfaatnya sampai ke tulang Kerongkongan itu tetap haus tak berpalum 

Latest Posts

Monolog Kamis Malam

Bagaimana Jika

Quarter Life Crisis’s Story

Istriku Sayang

tidak ada judul

Setahun

Ingatan

Suamiku Sayang

Seperti

Kopi, Hujan, dan Buku