Tarif PPh 21, 22, 23



Dari yang gue pelajarin di sekolah waktu kelas X, ini  dia tarif-tarif pajak penghasilan (PPh). Sorry 3 aja dulu yang di kasih tau, pegel juga ngetiknya. Hahahahah XD
1.     Tarif PPh pasal 21.
PPh 21 tuh buat orang pribadi. Ob jeknya: gaji, upah, dan lain-lain yang bisa ningkatin nilai ekonomis seseorang. Tarifnya yaitu:
0 –  50.000.000
5%
50.000.000 –  250.000.000
15%
250.000.000 –  500.000.000
25%
› 500.000.000
30%

Sebelum dikenain tarif, kita harus menghitung penghasilan bersihnya dulu. Dengan cara:

penghasilan kotor – biaya jabatan = penghasilan bersih.

Biaya jabatan (bijab) Cuma berlaku buat pegawai tetap, tarifnya 5% dari penghasilan kotor yang dimiliki sama pegawai tersebut. Tapi gak boleh lebih dari Rp6.000.000/tahun dan Rp500.000/bulan yaa. Jadi kalo 5% dari penghasilan kamu nilainya lebih dari Rp6.000.000/tahun atau Rp500.000/bulan bijab (sebagai pengurang penghasilankotor) yang dipake ya nominal maksimal yang ditetapin. Yaitu Rp6.000.000 kalo setahun dan Rp500.000 per bulannya.Setelah penghasilan bersih didapat, dikurang sama penghasilan tidak kena pajak (PTKP). Biar dapet penghasilan kena pajak yang nantinya buat perhitungan pajak yang harus dibayar.

Penghasilan bersih – penghasilan tidak kena pajak (PTKP) = penghasilan kena pajak (PKP)

Nah kalo PTKP juga punya nominal sendiri, nih daftarnya:
PTKP
Tahun 2009-2012 (Rp)
Mulai tahun 2013 (Rp)
Wajib pajak (WP)
15.480.000
24.300.000
Kawin
1.320.000
2.025.000
Tanggungan (maks 3 org)
1.320.000
2.025.000

Nah perhitungannya nanti disesuaikan sama status si WP. Misalnya dia statusnya kawin, berarti tarif WP ditambah tarif kawin. Kalo punya anak/tanggungan dalam keluarga, ya tinggal ditambah tarif tanggungan. Tapi maksimal 3 orang doang yaa. Kalo jumlah anaknya lebih dari 3, ya tetep diitung 3. Hehe

PKP yang udah didapet, tinggal diitung PPh-nya sesuai tarif.

2.     Tarif PPh pasal 22.

  • PPh pasal 22 dipungut oleh bendaharawan intitusi negara yang melakukan pembayaran (jual-beli). Tarifnya 1,5%. Kalo gak punya NPWP tarifnya jadi lebih besar 100%. Oia, bendaharawan juga sekalian mungut PPN dari pembayaran jual-beli tersebut.  
  •  Untuk memungut pajak dari WP yang melakukan kegiatan impor. Tarifnya 2,5% dikali nilai impor/CIF (Cost, Insurance, Freight). Kalo gak punya Angka Pengenal Impor (API), tarif pajaknya 7,5% dikali nilai impor/ CIF untuk yang nilai impornya gak dikuasain perusahaan manapun/barang lelangan
  • Pajak yang dikenakan pada hasil industri, tarifnya:
Industri rokok
0,15% X harga bandrel
Industri kertas
0,1% X DPP PPN
Industri semen
0,25% X DPP PPN
Industri baja
0,3% X DPP PPN
DDP PPN : Dasar Pengenaan
Pajak Pajak Pertambahan Nilai



3.     Tarif PPh pasal 23.

  • Tarif 15% dikenakan dari:

Ø  Bunga
Ø  Dividen
Ø  Royalti
Ø  Hadiah

  • Tarif 2% dikenakan dari:

Ø  Sewa dan penghasilan lain yang sehubungan sama penggunaan harta kecuali persewaan tanah dan atau bangunan
Ø  Imbalan jasa teknik, manajemen, konstruksi, konsultan kecuali jasa yang ada di PPh pasal 21

Follow juga twitter admin yang gak gaul ini di @savrrina XD


Komentar

Postingan populer dari blog ini

MAKALAH KALIMAT EFEKTIF: PENALARAN/LOGIKA, DEFINISI, DAN GENERALISASI.

Selasa, 08-10-2014